Berita Tips Sejarah Info Haji Info Umroh

Home » Sejarah » Sejarah Pintu Ka’bah: Pernah Memiliki Dua Pintu, Ini Faktanya.

Sejarah Pintu Ka’bah: Pernah Memiliki Dua Pintu, Ini Faktanya.

 

Ka’bah merupakan pusat ibadah umat Islam di seluruh dunia dan menjadi arah kiblat dalam setiap pelaksanaan salat. Bangunan suci yang juga dikenal sebagai Baitullah ini memiliki sejarah panjang yang sarat makna spiritual dan perubahan arsitektur dari masa ke masa begitu juga dengan Pintu Ka’bah yang menjadi bagian sejarah.

Salah satu fakta menarik dalam sejarah Ka’bah adalah keberadaan dua pintu Ka’bah pada masa lampau, yang kini sudah tidak lagi digunakan.

Sejarah Pintu Ka’bah yang Pernah Berjumlah Dua

Dalam catatan sejarah, Ka’bah pernah memiliki dua pintu utama yang digunakan sebagai akses keluar masuk jamaah. Kedua pintu tersebut dikenal dengan nama:

  • Bab al-Salam (Pintu Keselamatan) di sisi timur
  • Bab al-Umrah (Pintu Umrah) di sisi barat

Kedua pintu ini berfungsi sebagai jalur sirkulasi, di mana satu pintu digunakan untuk masuk dan pintu lainnya untuk keluar. Sistem ini memudahkan aktivitas ibadah di sekitar Ka’bah pada masa itu.

Perubahan Struktur: Dari Dua Pintu Menjadi Satu

Seiring berjalannya waktu, perubahan arsitektur Ka’bah terjadi akibat renovasi dan perbaikan. Salah satu perubahan besar terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khattab di abad ke-7 M.

Pada periode ini, pintu Ka’bah bagian barat ditutup, sehingga hanya menyisakan satu pintu utama yang digunakan hingga sekarang.

Selain itu, pintu yang tersisa (di sisi timur) juga dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah. Tujuannya adalah untuk mengontrol siapa saja yang dapat masuk ke dalam Ka’bah.

Awal Mula Pintu Ka’bah dalam Sejarah

Menariknya, dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Ka’bah pada awalnya tidak memiliki pintu maupun jendela. Bangunan ini baru diberi pintu ketika berada di bawah kekuasaan kaum Tubba’ dari Yaman kuno.

Pada masa itu:

  • Pintu Ka’bah berada sejajar dengan tanah
  • Terdapat dua pintu di sisi timur dan barat
  • Digunakan bebas oleh masyarakat sebagai akses ibadah

Hal ini menunjukkan bahwa desain Ka’bah terus mengalami evolusi sesuai kebutuhan zaman.

Renovasi Ka’bah dan Dampaknya pada Pintu

Sepanjang sejarah, Ka’bah mengalami beberapa kali renovasi akibat bencana seperti banjir dan kerusakan struktur.

Salah satu peristiwa penting terjadi saat kaum Quraisy merenovasi Ka’bah sebelum masa kenabian Nabi Muhammad SAW:

  • Pintu barat ditutup permanen
  • Pintu timur dinaikkan dari permukaan tanah
  • Struktur bangunan diperkuat kembali

Perubahan ini menjadi dasar bentuk pintu Ka’bah modern yang kita lihat saat ini.

Bekas Pintu Kedua Masih Ada?

Meski saat ini hanya ada satu pintu, ternyata bekas pintu Ka’bah yang kedua masih ada. Letaknya berada di sisi barat, tepat berhadapan dengan pintu utama.

Namun, bekas pintu tersebut:

  • Tertutup oleh kiswah (kain penutup Ka’bah)
  • Tidak terlihat kecuali pada kondisi tertentu

Hal ini menjadi bukti sejarah bahwa Ka’bah pernah memiliki dua pintu.

Semoga artikel ini menjadi penyemangat kita untuk tetap istiqomah memiliki keinginan untuk berumrah dan tentunya bersama Alfursan Travel.

 

Tags :

Share This :