Berita Tips Sejarah Info Haji Info Umroh

Home » Sejarah » Mengenal Hari Tasyrik: Sejarah, Makna, dan Keutamaannya

Mengenal Hari Tasyrik: Sejarah, Makna, dan Keutamaannya

Hari Raya Iduladha tidak hanya bergema pada tanggal 10 Zulhijah. Kemeriahan ibadah dan rasa syukur ini berlanjut hingga tiga hari berikutnya, yang dikenal dengan sebutan Hari Tasyrik. Jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah, hari-hari ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa hari-hari tersebut dinamakan “Tasyrik”?

Asal-usul Istilah Tasyrik

Secara bahasa, kata Tasyrik (تشريق) berasal dari akar kata Asy-Syarq yang berarti timur atau arah matahari terbit. Secara harfiah, kata ini merujuk pada aktivitas “menjemur sesuatu di bawah terik matahari”.

Secara historis, penamaan ini lahir dari tradisi masyarakat zaman dahulu yang memanfaatkan momentum Iduladha untuk mengawetkan daging kurban. Pada masa itu, belum ada teknologi pendingin seperti kulkas. Agar persediaan daging yang melimpah tidak membusuk, umat Muslim melumuri daging dengan garam lalu menjemurnya di bawah terik matahari hingga kering menjadi dendeng. Aktivitas menyelamatkan dan mengawetkan makanan inilah yang disebut Tasyriqul Lahm (menjemur daging).

Selain itu, sebagian ulama berpendapat penamaan ini juga merujuk pada waktu pelaksanaan Shalat Iduladha yang ditunaikan saat matahari mulai memancarkan sinarnya (Isyraq) dari ufuk timur.

Larangan dan Amalan di Hari Tasyrik

Rasulullah SAW menyebut Hari Tasyrik sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT. Oleh karena itu, hukum Islam menetapkan dua aturan utama pada tiga hari istimewa ini:

  1. Haram Berpuasa: Umat Muslim dilarang keras berpuasa pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah karena hari-hari ini adalah waktu untuk merayakan nikmat dan menyantap hidangan kurban.
  2. Puncak Ibadah Haji dan Kurban: Bagi jemaah haji, hari-hari ini diisi dengan melontar jumrah di Mina. Sementara bagi umat Muslim di seluruh dunia, Hari Tasyrik merupakan perpanjangan waktu yang sah untuk menyembelih hewan kurban bagi yang belum sempat melaksanakannya pada hari H Iduladha.

Wujudkan Niat Suci Menuju Baitullah Bersama Alfursan Travel

Semangat berkurban dan merayakan Hari Tasyrik selalu mempertebal kerinduan kita untuk menginjakkan kaki di tanah suci Mekah dan Madinah guna menunaikan rukun Islam kelima.

Jika Anda mendambakan perjalanan ibadah yang khusyuk tanpa harus menunggu antrean reguler yang panjang, Program Haji Khusus adalah pilihan terbaik untuk Anda dan keluarga.

Alfursan Travel siap memfasilitasi perjalanan suci Anda dengan komitmen pelayanan premium, bimbingan ibadah yang sesuai sunah, serta akomodasi hotel terbaik yang dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kami memastikan kenyamanan fisik dan ketenangan spiritual Anda menjadi prioritas utama selama menunaikan ibadah haji.

Daftar Sekarang, Amankan Kuota Anda!

Jangan tunda niat baik Anda untuk menyempurnakan iman. Dapatkan informasi lengkap mengenai estimasi keberangkatan, rincian fasilitas hotel bintang lima, dan prosedur pendaftaran resmi. Hubungi Alfursan Travel sekarang juga untuk konsultasi gratis dan amankan kursi Haji Khusus Anda!

Tags :

Share This :